kunjung keluar. Aku tersadar bahwa air mata tidak mau
diperintah oleh mulut atau bahkan pikiranku tidak dapat mengsugestinya untuk
keluar. Air mata hanya milik hati. Hanya hati yang dapat mengendalikannya.hati
itu sangan spesial. Dia memiliki kekuatan. Karena hati tidak bisa berbohong
atau menipu seperti mulut dan pikiran. Ketika aku tak ingin menangis, hatiku
berkata lain aku tidak kuat menahan kekuatan hati. Air mataku jatuh teruai,
sesuai apa yang diinginkan hati. Dengan menangis hati mengerti bahwa dengan itu
aku akan sedikit merasa tenang. Aku pun mengerti jika aku ingin menangis, hati
tidak pernah mengizinkan air mata itu keluar karena ia merasa itu tidak perlu.
Hati tak ingin melihatku menyiakan air mata untuk hal yang tidak perlu.aku
masih bisa tersenyum dan tak perlu menangis cengeng. Disaat aku berasa kuat dan
tak ingin menangis, disinilah hati mengerti bahwa justru disinilah aku sangat
membutuhkan air mata untuk mencari ketenangan. Untuk itu sekarang aku tak
pernah ingin melarang air mata untuk memunculkan wujudnya dan tak pernah ingin
memaksanya untuk muncul.:’)
Jumat, 30 November 2012
Hati
Menangis ya, ketika perasaan tidak tahu bagaimana harus
mengekspresikan perasaan. Tentu hanya air mata yang muncul dengan sendirinya.
Aku tidak pernah mengerti. Mengapa pada saat aku tak ingin menangis air mata
itu keluar dengan seenaknya dan mengapa ketika aku ingin sekali menangis air
mata itu tak
Categories
my story